Profil dan visi misi
Sejarah
Program Studi S1 Hubungan Internasional merupakan Program Studi Unggulan Universitas Bina Mandiri Gorontalo dan satu-satunya di Wilayah LLDikti XVI (Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara). Resmi beroperasi sejak mendapatkan Izin Operasional dari Menteri Pendidikan Tinggi RI Nomor 517/E/O/2023 pada tanggal 09Juni 2023 dan mendapatkan Akreditasi Minimal dari BAN PT dengan Nomor 3452/SK/BAN-PT/Ak.P/S/VIII/2023. Pada masa pendiriannya hingga tahun 2025, Program Studi S1 Hubungan Internasional dipimpin oleh Dr. Ayu Anastasya, S.IP., MA, namun pada pertengahan tahun 2025, digantikan oleh Siti Nurtina, S.Pd., M.H.I saat Dr. Ayu melanjutkan Post Doktoral ke Jepang. Program Studi Hubungan Internasional juga merupakan Program Studi pertama di jenjang Sarjana yang memiliki Mahasiswa Asing.
Menjadi Program Studi Hubungan Internasional yang Unggul pada Bidang Paradiplomasi dalam menghasilkan Lulusan yang Profesional dan Berdaya Saing di Asia Tenggara Tenggara pada tahun 2040
Untuk mewujudkan visi keilmuan PS Hubungan Internasional, maka ditetapkan sejumlah misi program studi, yaitu: 1. Menyelenggarakan pendidikan dengan kurikulum yang komprehensif dan relevan dalam bidang hubungan internasional yang unggul pada kajian paradiplomasi. 2. Mendorong penelitian dan publikasi yang berkontribusi pada pengembangan pengetahuan dan pemahaman dalam bidang paradiplomasi. 3. Memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga non-pemerintah, dan organisasi internasional untuk memfasilitasi peluang kerja dan pengalaman profesional bagi mahasiswa. 4. Mendorong dan melaksanakan program pengabdian yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, pemerintah daerah, dan entitas non-negara. 5. Memperkuat kerjasama internasional untuk memfasilitasi peluang lokal dan mengatasi tantangan melalui pendekatan sub-nasional.
Profil lulusan
Diplomat (P1): Sarjana HI yang mampu merencanakan dan melaksanakan inisiatif paradiplomasi, membangun hubungan bilateral, kerja sama ekonomi, dan promosi kepentingan regional. Negosiator (P2) Sarjana HI yang mampu berkomunikasi efektif dengan berbagai pihak, merancang strategi negosiasi, dan membangun kemitraan dalam konteks paradiplomasi. Analis Kebijakan (P3): Sarjana HI yang mampu menganalisis isu paradiplomasi dari aspek politik, ekonomi, sosial, dan keamanan serta merumuskan strategi kebijakan yang relevan.